Budidaya Ikan Berbasis SNI

Secara umum budidaya ikan air tawar di Indonesia masih menggunakan sistem tradisional dan belum manajemen usaha yang baik sehingga produksi ikan belum dapat dilakukan secara terkontrol baik kuantitas, kualitas maupun kontinyuitas. Di sisi lain, pemerintah sudah menyediakan tata laksana usaha pembenihan dan pembesaran ikan dengan diterbitkannya Standar Nasional Indonesia (SNI) bidang budidaya ikan. Penerapan SNI akan memungkinkan adanya perbaikan manajemen sistem usaha, mulai dari sarana prasarana, proses produksi induk, proses produksi benih hingga proses produksi ikan konsumsi sehingga diharapkan dapat memberikan nilai tambah dalam usaha, baik peningkatan produksi maupun pendapatan.


Secara umum budidaya ikan air tawar masih menggunakan sistem tradisional dan pengembangan teknologi proses produksi serta perbaikan mutu induk/benih yang dihasilkan belum dilakukan secara optimal atau belum dapat diterapkan untuk skala massal di masyarakat. Belum adanya teknologi proses produksi yang diterapkan dapat diidentifikasi dari masih beragamnya sistem pemeliharaan yang dilakukan di tingkat pembudidaya sehingga produksi belum dapat dilakukan secara kontinyu (Sunarma, dkk., 2002).

Dalam upaya peningkatan produksi benih ikan, banyak permasalahan yang masih sering dihadapi pembudidaya, antara lain: rendahnya fekunditas telur, rendahnya derajat pembuahan/penetasan telur, tingginya tingkat kematian pada kegiatan pendederan di kolam, lambatnya pertumbuhan benih dan beragamnya ukuran pada pemeliharaan di kolam.

Permasalahan yang dihadapi tersebut pada dasarnya ditimbulkan oleh faktor: pengelolaan induk yang kurang baik, pengelolaan kondisi lingkungan pemeliharaan benih yang tidak optimal serta persiapan kolam pendederan yang tidak matang. Hal tersebut mengakibatkan tingginya tingkat kematian pada kegiatan pembenihan, lambatnya pertumbuhan benih dan beragamnya ukuran yang dihasilkan.

Di sisi lain, pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya, Departemen Kelautan dan Perikanan, sudah menyediakan tata laksana usaha pembenihan dan pembesaran ikan dengan adanya Standar Nasional Indonesia (SNI) bidang budidaya ikan air tawar (lihat http://benih.perikanan-budidaya.go.id).  Secara resmi kelembagaan, SNI ini diterbitkan oleh Badan Standarisasi Nasional. SNI disusun melalui konsensus nasional oleh para pakar perikanan budidaya dengan melibatkan para pembudidaya dari berbagai daerah sehingga tata laksana yang tersusun dapat digunakan di tingkat pembudidaya.  Tentunya, tata laksana yang tercantum didalam SNI lebih dapat dipertanggungjawabkan dibandingkan dengan buku-buku populer yang ada di pasaran (“ups…komentar: buku populer itu ada yang hanya ditulis oleh ‘wartawan’ yang mungkin hanya pernah pegang ikan di restoran…..“).  Beragam SNI untuk ikan air tawar yang sudah tersedia, antara lain: ikan gurame, lele dumbo, udang galah, kodok lembu, patin siam, mas dan nila.

Peningkatan kualitas dan kuantitas produksi ikan gurame dapat dilakukan melalui penerapan SNI tersebut. Penerapan SNI akan memungkinkan adanya perbaikan manajemen sistem usaha, mulai dari sarana prasarana, proses produksi induk, proses produksi benih hingga proses produksi ikan konsumsi. Dengan demikian, penerapan SNI diharapkan dapat memberikan nilai tambah dalam usaha, baik peningkatan produksi maupun pendapatan, sehingga dapat merupakan cermin adanya peningkatan kesejahteraan pembudidaya.

Namun demikian, tata laksana yang tercantum di dalam SNI masih berupa acuan pokok sehingga memerlukan penjabaran yang lebih aplikatif di masing-masing tempat. Penjabaran ini dapat berupa suatu standar prosedur operasional (SPO) yang bersifat khas pada setiap lokasi pembenihan. Pemahaman para pembudidaya terhadap standar tersebut sangat diperlukan sehingga dapat diterapkan secara konsisten. Pemahaman tersebut dapat dibangun melalui pelatihan, demontrasi dan pendampingan. 

Bagaimana teknis untuk semua tersebut……..? Yang berminat silahkan kontak ke penulis

13 Responses to “Budidaya Ikan Berbasis SNI”


  1. 1 Richard Agustus 21, 2007 pukul 1:18 pm

    Tolong beritahu cara yang baik memelihara udang galah di lahan yang sempit dan pada dataran tinggi apakah bisa ?terima kasih

  2. 2 juraganindoor Agustus 22, 2007 pukul 8:54 am

    sejauh ini, pembesaran udang galah biasanya menggunakan lahan yang luas, mungkin karena terkait dengan padat tebar dan produksi yang ditargetkan. sistem “high-density”, seperti pada Lobster Air Tawar, nampaknya belum banyak dilakukan pada udang galah meskipun peluang tsb dpt saja dilakukan. Hingga ketinggian 600-700 dpl (mis. kota sukabumi), nampaknya produksi udang galah masih dapat dilakukan

  3. 3 vicky Februari 4, 2008 pukul 10:47 am

    pemeliharaan kodok lembu
    untuk bisnis

  4. 4 vicky Februari 4, 2008 pukul 10:55 am

    Kami ingin belajar bisnis untuk jual kodok lembu
    kami dari nol pengetahuan,ada yang bisa kasih saran.?
    langkah2 nya,darimana saya harus melangkahnya.
    kami sangat berharap bantuannya.
    Terima Kasih

  5. 5 UDIN Maret 10, 2008 pukul 12:59 am

    Siki aku lagi ana grameh oyong sekitar 200 ewu ekor lagi bingung adole sing butuh bisa langsung telpon apa sms neng (0281) 7907972

  6. 6 Sani Oktober 8, 2008 pukul 10:26 pm

    hallo juragan indoor…..
    saat ini saya mau mencoba bternak udang galah, dimn ya juragan tempat jual bibit udang galah di jakarta atau yang terdekat?
    mhn pencerahannya juragan indoor
    terima kasih

  7. 7 juraganindoor Oktober 9, 2008 pukul 1:20 pm

    untuk mendapatkan benih/juvenil udang galah dan teknis pemeliharaan, silahkan hubungi BBPBAT Sukabumi 0266225211

  8. 8 Iskandar Oktober 31, 2008 pukul 5:27 pm

    Hallo Juragan indoor..
    Saya tertarik untuk budi daya Ikan Gurame
    mohon sumbang saran untuk yang pemula seperti saya ini
    langkah awal apa saja yang hrs dilakukan
    Trims.

  9. 9 juraganindoor Oktober 31, 2008 pukul 9:08 pm

    beberapa saran untuk pembudidaya awal:
    – temukan pasar yang bisa menerima produk,
    – tentukan stadia pemeliharaan: pembenihan atau pembesaran
    – bila pembenihan: mulai dari induk atau pada fase pendederan tertentu
    – bila pembesaran: sistem tradisional atau intensif

    Bila masih bingung, silahkan hubungi saya

  10. 10 OeDIN urank bogor Januari 26, 2009 pukul 8:10 pm

    Kumaha kang, kumaha,damang?
    punten, abdi teh ti bogor
    Kang,saya teh mAU sharing (sebenarnya seh mau belajar akuakultur he..he..) bolehkan?
    terima kasih sebelumnya.

    Udin, tukang lauk
    Bogor

  11. 11 Dodi Maret 2, 2009 pukul 9:57 pm

    Ass.sya dodi dri muara enim.mau tanya gmna cara pembesaran ikan nila dan udang galah di kolam lahan gambut.Ph tanah kolam rata2 5,sumber air dari sungai musi,ph airnya 7.luas kolam nya 1200 meter persegi.slama ini untuk pengelolaan kolam kami menggunakan kapur dan pupuk kandang tp hasilnya kurang maksimal.
    -trimaksh

  12. 12 nugie Maret 2, 2009 pukul 10:08 pm

    saya tertarik untuk pembesaran gurame sistem intesif
    sedangkan saya buta samasekali soal perikanan.
    mohon petunjuknya juragan.

  13. 13 nur Agustus 21, 2009 pukul 2:53 pm

    juragan….
    tolong dong informasi tentang kebutuhan nutrisi pakan ikan nila (nila merah) untuk pembesaran.terutama protein, karbohidrat, energi, asam amino dll, pokoknya yang lengkap dech…sebenarnya banyak buku populer, tapi memang kurang bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah, apalagi saya lagi menyusun proposal tesis. Untuk itu saya butuh informasi yang valid dan uptodate dari ahlinya…..saya tunggu dengan sangat.
    haturnuhun…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




lanjutan blog ini/ further this blog!!!

sunarma.net2

RSS http://sunarma.net

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Konsultan Akuakultur

Perlu bantuan untuk: Pemijahan ikan, Pengembangan usaha perikanan, Pembangunan Balai Benih Ikan, Pengadaan sarana produksi perikanan; Atau perlu kerjasama penelitian dan lainnya seputar akuakultur; Hubungi kami : juraganindoor(at)yahoo(dot)co(dot)id

juraganindoor[at]yahoo.co.id

“Book for YOU!”

a

Komentar yang memerlukan jawaban akan dijawab melalui email secara personal, jadi komentar hendaknya disertai alamat email yang terdaftar.

sejak 23 Juni 2007

  • 112,127 pengunjung

datang dari:

site statistics

support me, please!

TopAquaticSites.com Indonesia To Blog -Top Site All Tropical Fish Topsites List

who will give me the book?

1-84265-369-5 eel eel biology