Harga lokal ikan yang tinggi, ragam ukuran dan jenis ikan yang dapat diterima masyarakat, sejauh ini bebas bencana KHV dan sumber daya perairan yang mendukung merupakan keunggulan komparatif bagi pengembangan usaha akuakultur di Kampar. Wajar saja, produksi ikan mas konsumsi selama 2-3 bulan di keramba jaring apung (KJA) dapat mendatangkan keuntungan bersih Rp 10-15 juta per unit. Namun, bagaimanapun juga ketergantungan suplai benih dari daerah lain dapat menjadi faktor pembatas pengembangan usaha ke depannya.
Baca lanjutannya ya…….







Pojok INDOOR