entahlah nama yang bener, apa gurame atau gurami center, yang jelas sudah dilaunching sama Gubernur Jawa Tengah, “sementara” gedungnya nebeng di BBI Kutasari. tapi yang jelas, lepas setahun ini belum ada kerjaan yang jelas mengenai gurame.
pada posisi saat ini, jelas saja aku nggak mau ikut terlibat secara kelembagaan, tapi secara program sudah pasti aku akan partisipasi. secara kelembagaan, aku tahu diri untuk tidak masuk didalamnya karena bagaimanapun beberapa waktu ke depan aku harus jauh dari center sehingga aku nggak mau menjadi boomerang yang dapat menghambat program center. secara program, sudah pasti aku partisipasi karena beberapa hal yang perlu dilakukan di center merupakan bidangku.
memang, gurame center kurang tepat bila hanya dikelola oleh tingkat kabupaten (meskipun tripartit dengan perguruan tinggi dan propinsi). dengan kebutuhan kegiatan yang harus koordinasi dengan berbagai daerah lain (sumber gurame), mestinya gurame center ada di tingkat nasional. tapi, hingga saat ini, belum ada kebijakan nasional yang berpihak pada gurame untuk dikembangkan lebih maju. Dirjen Perikanan Budidaya saat ini, memang telah berani memasukkan gurame sebagai salah satu komoditas yang harus dikembangkan, tapi nampaknya belum sampai pada tataran teknis.
aku sudah mengusulkan perlunya jaringan gurame (terutama genetik untuk perbaikan mutu induk) sejak ada pertemuan forum gurame tahun 2002 di Yogya, dan diulang pada forum gurame tahun 2005 dan tahun 2006 di Purwokerto, bahkan pada pertemuan INFIGRAD tahun 2006 di Puncak. tapi nampaknya belum ada respon dari pemegang kebijakan. karena itulah, ketika wacana gurame center bergulir aku memberikan respon, meskipun hanya tingkat kabupaten. aku berharap, center ini dapat menjadi inisiator untuk keluarnya kebijakan yang menempatkan gurame pada ujung tombak nasional. bagaimanapun, gurame adalah ikan asli Indonesia dan sudah dibudidayakan masyarakat untuk rentang waktu yang panjang. sangat disayangkan kalo kemudian plasma nutfah ini harus dicuri dan dikembangkan oleh negara lain, dan lebih tragis lagi kalo kemudian kita mengekor………
jadi, bagaimanapun aku akan selalu siap untk partisipasi di gurame center dan selalu berharap para pemegang kebijakan diberi kesadaran……..







Setuju, mari kita dukung pengembangan gurame. Saya juga kedepan berencana ingin melakukan riset² pada ikan gurame. Boleh kita kontak² ya.
tentu saja saya menyambut baik untuk untuk kita share info, termasuk untuk penelitian. salam buat pak Iskandar! mudah2an saya bisa ketemu beliau di seminar nasional perikanan di UGM.
pokoknya HIDUP GURAME……
ayooo di kumpulkan, biar makin maju
makin lama makin susah cari bibit, cari induk yang seep
Salam kenal para pakar gurame yang terhormat.
Saya Heru, mantan petani Gurame yang Bangkrut.
salah satu penyebabnya adalah managemen perikanan yang jelek
saya ingin bgabung untuk menimba ilmu mngenai “Tambang emas perikanan Darat = GURAME”
hyuuu…
saya punya tanah sedikit didaerah kutasari, sekitar 3500m. sementara dipakai untuk sawah, yg saya anggap kurang produktif. 2th yad saya pensiun kemungkinan baru akan saya manfaatkan untuk perikanan. apa usaha ikan gurameh menguntungkan? trims infonya
betul. selama ini belum banyak yang memperhatikan jenis gurami.
kalau diperhatikanlebih baik. apakah tidaklebih menguntungkan